Esensi BerHIPMI: Kadang Deal Terbaik Justru Lahir Sambil Nyeruput Kopi
Malam itu di Warnoes, kafe milik salah satu anggota HIPMI Depok, nggak ada agenda resmi. Nggak ada rundown, nggak ada MC, nggak ada meja panjang dengan taplak dan mic yang berdiri kaku. Yang ada cuma meja & kursi sederhana, beberapa gelas kopi, dan obrolan yang mengalir begitu saja di bawah lampu yang hangat. Awalnya cuma ajakan dadakan, sesimpel: “ngopi yuk”, tapi ternyata dari situlah malam jadi hangat. Belasan pengusaha muda ngumpul, ketawa-ketawa, dan tanpa sadar mulai ngobrolin bisnis masing-masing. Santai, tapi berisi.
Dan di sinilah esensi berHIPMI yang sebenarnya sering terlewat. Banyak orang mengira networking itu harus terjadi di ruang forum yang formal, lengkap dengan presentasi dan kartu nama yang berpindah tangan. Padahal kenyataannya, justru dari kegiatan-kegiatan non-formal seperti ngopi santai, main padel, futsal bareng, atau nongkrong di meja billiar-lah banyak kolaborasi bisnis benar-benar terjadi. Kenapa? Karena di suasana cair seperti itu, orang jadi lebih jujur, lebih terbuka, dan lebih mudah membangun kepercayaan. Dan kita semua tahu, bisnis pada akhirnya soal kepercayaan. Nggak ada deal yang lahir tanpa rasa nyaman dulu di antara dua orang.
Obrolan ringan soal “lagi ngerjain proyek apa” bisa berubah jadi peluang kerja sama. Curhat soal kendala usaha bisa dapat solusi dari teman yang kebetulan punya keahlian di bidang itu. Inilah kekuatan komunitas yang sesungguhnya, tumbuh dari relasi yang tulus, bukan dari transaksi yang dipaksakan. Di HIPMI Depok, momen-momen kecil seperti malam di kafe Warnoes ini justru jadi pondasi yang bikin ikatan antar anggota makin kuat. Bukan cuma sekadar rekan bisnis, tapi jadi teman yang saling dukung dan saling angkat.
Soal ini, Ketua Umum terpilih HIPMI Depok periode 2026-2029, Ardian Fajar Prasetyawan, punya pesan yang selalu beliau ulang-ulang. Menurutnya, kunci sukses berHIPMI itu sebenarnya cuma satu, sesederhana ini: “Jadilah orang baik.” Kelihatannya sepele, tapi maknanya dalam. Jadi orang baik berarti bisa dipercaya, menjaga komitmen, dan tulus membantu sesama tanpa selalu menghitung untung-rugi. Reputasi baik itulah yang pada akhirnya membuka pintu-pintu peluang, jauh lebih lebar daripada sekadar pandai bicara di forum. Karena orang akan selalu ingin bekerja sama dengan orang yang mereka percaya dan senangi.
Jadi, kalau kamu pengusaha muda yang ingin berkembang bukan cuma soal bisnis, tapi juga soal relasi dan karakter, mungkin ini saatnya bergabung. Yuk, jadi bagian dari HIPMI Depok. Rasakan sendiri bagaimana kolaborasi tumbuh dari kebersamaan, dan bagaimana jadi “orang baik” bisa membawa kamu lebih jauh dari yang kamu bayangkan.