DEPOK โ€” Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Depok menggelar audiensi dengan BNI Depok Raya pada hari Kamis, 1 Oktober 2026 di KCU BNI Margonda Depok. Mengusung tema "Peluang Pembiayaan, Pendampingan, dan Penguatan Daya Saing UMKM", pertemuan ini menjadi langkah awal sinergi antara perbankan dan pengusaha muda Depok untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha di daerah.

Audiensi dihadiri langsung Regional Area Head 14 BNI, Daes Luriatmoko. Ia didampingi Harry Djayusman B. dari BNI Kantor Cabang Utama Margonda Depok, beserta jajaran BNI Depok Raya. Dari pihak HIPMI, hadir pengurus BPC HIPMI Kota Depok dari berbagai bidang. Diskusi berlangsung cair dan interaktif. Pengurus HIPMI memaparkan kebutuhan riil pelaku usaha di lapangan, sementara BNI memperkenalkan layanan dan skema pembiayaan yang relevan bagi UMKM.

Pertemuan ini sejalan dengan arah kepengurusan BPC HIPMI Kota Depok masa bakti 2026โ€“2029 di bawah Ketua Umum Ardian Fajar Prastyawan, yang menempatkan UMKM naik kelas sebagai agenda utama. Salah satu pekerjaan rumah terbesar dalam agenda tersebut adalah kesiapan UMKM mengakses permodalan. Banyak usaha sebenarnya punya potensi tumbuh, tetapi belum sepenuhnya siap secara administrasi dan pencatatan keuangan untuk dinilai layak oleh perbankan.

Karena itu, audiensi tidak hanya membahas pembiayaan, tetapi juga pendampingan. Penguatan literasi keuangan, kerapian laporan usaha, hingga pemanfaatan layanan perbankan digital dinilai sama pentingnya dengan ketersediaan kredit. Dengan pendampingan yang tepat, UMKM diharapkan tidak sekadar mendapat modal, tetapi juga mampu mengelolanya untuk meningkatkan daya saing.

HIPMI Depok akan menjembatani anggota dan UMKM binaannya agar dapat memanfaatkan peluang ini secara optimal. Kolaborasi bersama BNI Depok Raya diharapkan menjadi salah satu penggerak nyata bagi tumbuhnya ekosistem usaha yang sehat dan berdaya saing di Kota Depok.