DEPOK — Sabtu malam, 17 Oktober 2026, BPC HIPMI Kota Depok mengirim sekitar 50 anggotanya ke Fullbelly Lifestyle Space, Bogor Utara. Mereka hadir sebagai salah satu dari tiga penggagas Business Matching Day, forum temu bisnis perdana yang digelar HIPMI Depok bersama BPC HIPMI Kota Bogor dan Kota Bekasi. Ketiga BPC masing-masing menyumbang sekitar 50 peserta, sehingga sekitar 150 pengusaha muda berkumpul di satu ruangan. Yang dicari bukan sekadar kenalan baru, tetapi calon mitra yang bisa langsung diajak bekerja.

Para pengusaha muda Depok datang membawa usaha yang beragam, mulai dari properti, konstruksi, teknologi informasi, dan jasa, hingga fesyen dan kerajinan tangan. Ragam itu bertemu dengan bidang usaha serupa dari dua kota tetangga. Hasilnya, peta peluang terbentang luas: ada yang mencari pemasok, ada yang membutuhkan rekanan proyek, dan ada pula yang ingin produknya masuk ke pasar baru di luar Depok.

Formatnya memberi ruang luas bagi setiap peserta. Satu per satu peserta, termasuk anggota HIPMI Depok, memaparkan produk dan usahanya di depan forum. Layar panggung pun sempat menampilkan pesan BPC HIPMI Depok, "Mari Lanjutkan Kolaborasi untuk Depok yang Lebih Maju", ajakan yang menjadi benang merah kehadiran delegasi Depok malam itu. Setelah itu dimulai sesi tukar kursi: peserta berpindah meja secara bergiliran dan berbincang empat mata dengan calon mitra, dari pengembangan produk sampai penjajakan kerja sama. Dalam waktu singkat, tiap anggota Depok bisa bertemu banyak pengusaha dari Bogor dan Bekasi sekaligus.

Bagi HIPMI Depok, forum ini adalah kelanjutan langkah yang sudah dirintis sebelumnya. Akhir Agustus lalu, rombongan HIPMI Depok bertandang ke Purwakarta untuk business matching bertajuk "Sehat Bersama, Sukses Bersama", yang membuka sejumlah peluang sinergi. Kini jangkauannya bertambah ke dua kota tetangga terdekat. Depok, Bogor, dan Bekasi sama-sama berbatasan dengan Jakarta dan punya karakter pasar yang mirip, sehingga peluang saling mengisi rantai pasok maupun memperluas pasar terbuka lebar.

Langkah ini sejalan dengan agenda utama kepengurusan BPC HIPMI Kota Depok masa bakti 2026–2029 di bawah Ketua Umum Ardian Fajar Prastyawan, yakni mendorong UMKM naik kelas lewat kolaborasi. Agar kerja sama yang lahir malam itu tidak berhenti di obrolan, anggota HIPMI Depok bisa mendaftarkan kolaborasinya melalui Satgas Kolaborator di hipmidepok.com. Dengan begitu kesepakatan tercatat dengan jelas dan prosesnya terpantau hingga tuntas. Anggota juga dapat memajang usahanya di etalase bisnis situs ini, supaya calon mitra dari Bogor dan Bekasi mudah menemukan mereka setelah acara.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bogor selaku tuan rumah, Muhammad Al Farissy, menekankan bahwa ukuran keberhasilan forum ini adalah kemitraan dan kolaborasi yang benar-benar terwujud sesudahnya, bukan sekadar seremoni. Ia juga berharap pertemuan ini membuka arus investasi antardaerah. Bagi Depok, itu berarti dua arah sekaligus: pengusaha Depok dapat memperluas pasar ke Bogor dan Bekasi, sementara peluang di Depok makin dikenal oleh pengusaha dua kota tetangga. Pertemuan ini juga dihadiri perwakilan BPD HIPMI Jawa Barat, di antaranya sekretaris umum dan wakil ketua umum, serta didukung sejumlah sponsor.

Keluarga besar BPC HIPMI Kota Depok berterima kasih kepada BPC HIPMI Kota Bogor sebagai tuan rumah, BPC HIPMI Kota Bekasi, jajaran BPD HIPMI Jawa Barat, para sponsor, dan seluruh anggota HIPMI Depok yang hadir dan aktif berjejaring. Semoga Business Matching Day ini menjadi agenda yang terus berlanjut dan setiap jabat tangan malam itu berbuah kerja sama yang nyata. Sampai bertemu di pertemuan berikutnya, dan semoga suatu saat Depok mendapat giliran menjadi tuan rumah. Salam sukses selalu!